Berita21.com (B21)

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Nusri Farouq membantah dugaan tidak berfungsinya hidrant air yang ada di gedung Wisma BII jalan Pemuda Surabaya.

Surabaya - TI/B21

“Hidrant berfungsi baik, saat ini kami mencoba menambah kekuatan hidrant sehingga air bisa lancar keluar,” kata Nusri ketika berada di lokasi kebakaran.

Untuk memperkuat laju air didalam hidrant pihaknya mengaku sengaja tidak memfungsikan pintu hidrant air yang ada di depan gedung BII sehingga air bisa langsung naik ke atas gedung.

Sementara itu, tigginya lokasi kebakaran membuat 30 mobil PMK yang saat ini standby di sekitar gedung BII hanya bisa melakukan pembasahan di dasar gedung.

Mobil PMK sendiri memang sulit menjangkau karena pompa-poma yang dimiliki setidaknya hanya mampu mendorong air maksimal hingga ketinggian 30 meter.

“Padahal lokasi kebakaran lebih dari 50 meter,” tambah Nusri. Untuk mensiasati hal ini, pihaknya saat ini juga menambah jumlah personel pemadam yang ada di atas gedung. Hanya saja minimnya alat bantu pernafasan membuat para personel pemadam yang ada di dalam gedung harus bergantian untuk masuk mencari titik api.

Untuk mencegah api merambat ke lantai lainnya, saat ini petugas juga mulai pecahkan kaca-kaca jendela khususnya dilantai 10, sehingga api diharapkan tidak bisa merembet ke bawah. Tak hanya itu, kaca jendela di lantai 14 juga mulai dipecahkan.

ROHMAN TAUFIQ/TI

Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

KIRIM SMS GRATIS Di SINI

Copy Protected by Tech Tips's & Computer Tricks'sCopyProtect Wordpress Blogs.