Berita21.com (B21)

Produk Kosmetik Yang Sehat

23 Nopember 2009

Wanita dan produk kecantikan telah jalin hubungan cinta yang berlangsung selama berabad-abad.

Meskipun seseorang bilang tidak bermake-up setidaknya ia menggunakan lipstick, lipgloss, parfum dan bedak supaya terlihat lebih menarik.

Pada faktanya, berdasarkan laporan terbaru, sebagian besar kosmetik favorit yang kita gunakan merupakan perpaduan antara produk industri dan zat kimia berbahaya yang bisa merusak kesehatan.

Pada beberapa kasus, produk kecantikan yang menjanjikan melawan penuaan justru membuat kita mengalami penuaan dini.

Penelitian yang dilakukan Bionsen, perusahaan deodorant alami, menemukan bahwa penggunaan produk perawatan dan make-up menyumbangkan 515 zat kimia sintetis yang berbeda ke tubuh perempuan setiap hari.

Selain itu, banyak juga perempuan yang menggunakan produk-produk pembersih rumah tangga yang telah dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, mulai dari alergi dan sensitifitas kulit hingga masalah yang lebih serius seperti gangguan hormon, masalah kesuburan bahkan kanker.

Paraben, misalnya, yang didisain untuk mengawetkan produk kosmetik Anda, merupakan salah satu pengawet yang banyak dipakai di dunia.

Pengawet ini bisa ditemukan pada produk seperti shampo, gel rambut, dan body lotions.

Tapi, penggunaan pengawet ini memicu kontroversi, sejumlah studi telah menghubungkan komponen ini dengan gangguan kesehatan serius termasuk kanker payudara, serta gangguan kesuburan pada laki-laki.

Penelitian dari Prefectural University of Medicine menunjukkan bahwa beberapa paraben yang sebelumnya diyakini aman (seperti Methylparaben, may mutate) bisa menjadi racun saat terpapar sinar matahari, menyebabkan penuaan kulit dini serta meningkatkan risiko kanker kulit.

Methylparabens bisa ditemukan pada lebih dari 16.000 produk, termasuk pelembab dan pasta gigi. Produsen kosmetik selalu mempertahankan diri dan menyatakan kalau paraben bisa diserap ke dalam tubuh. Tetapi, banyak peneliti yang tidak setuju.

Menurut Juru Bicara Bionsen Charlotte Smith, perempuan selalu tidak sadar dan mengubah kebiasaan mereka seiring waktu, mulai dari kebiasaan mandi dan dandan sedikit hingga kebiasaan menggunakan pemutih, manicures teratur, mengubah alis dan menyambung rambut setiap hari.

“Banyak teknologi baru, kosmetik generasi baru dan penanganan kecantikan yang menggunakan lebih banyak zat kimia untuk mendapatkan hasil maksimal.

Dengan kata lain, perempuan menggunakan lebih banyak zat kimia dibandingkan sebelumnya,” tutur Smith, seperti dikutip situs dailymail.

Jika ingin terhindar dari zat kimia berlebih, ada baiknya mengurangi penggunaan produk kosmetik dan beralihlah ke produk organik atau alami.

Selain itu, pastikan membaca label pada produk kecantikan dan perawatan sebelum membeli.

MP/B21
Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.


KIRIM SMS GRATIS Di SINI



Hiburan - Artis - Film

Julianne Moore Tampil Seksi Diusia Senja

Aktris berkebangsaan Amerika Serikat itu tampil seksi dalam iklan Bulgari. Dalam iklan tersebut, artis yang masih terlihat awet muda itu tampil sangat seksi. Di Italia, iklan itu dianggap terlalu seksi. Demikian seperti dikutip dari Hollyscoop. Menurut Telegraph, ...

Pose-Pose Demi Moore Dengan Bikini Beredar

Namun inilah yang menunjukkan kalau istri dari Ashton Kutcher itu punya rasa percaya diri yang tinggi. Terlebih tubuhnya diusia saat ini jauh lebih terjaga ketimbang saat ia berusia 30 tahun. Sedikitnya 3 juta penggemar Demi telah melihat pose-pose ...
Kesehatan

Perut Buncit Berbahaya Buat Kesehatan

Untuk itu, segera singkirkan lemak berbahaya di perut Anda dengan tiga langkah mudah berikut. 1. Nutrisi seimbang Konsumsilah makanan dengan nutrisi seimbang. Memiliki pola makan sehat adalah langkah pertama untuk menghilangkan lemak pada perut Anda. Berlatihlah untuk mengontrol porsi ...

Mengenal Mitos Diet Dan Puasa

Pertanyaan ini seringkali dberada di benak para perempuan, terutama bagi anda yang sedang menjalani program diet. Ada beberapa mitos diet dan puasa seperti puasa sering mengacaukan jadwal diet mereka. Benarkah? Nutrifood Research Center menjawabnya untuk anda. 1. sebenarnya ada berapa ...

Beras Hitam Mampu Tekan Resiko Kanker

Tim riset yang berasal dari Louisiana State University sejauh ini telah menemukan beras hitam mengandung antioksidan yang sangat besar. Besarnya kandungan antioksidan membuat peneliti optimis, beras hitam mampu melindungi arteri dan mencegah kerusakan DNA yang berpotensi menyebabkan ...
Copy Protected by Tech Tips's & Computer Tricks'sCopyProtect Wordpress Blogs.