Ditemukan Gua Ampel di Jati,Pasekan Eromoko
Ditemukanpula ruangan dengan batu lintang bak altar Hampir dua bulan berlalu sejak penemuan gua batu lintang di lahan milik Sutiman, warga Dusun Jati, Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri tersiar di media massa.
Beberapa perubahan pun terjadi di lokasi gua itu.
Sebuah pintu jeruji besi dengan gembok pengunci sudah dipasang di mulut gua. Sementara sebuah gubuk kecil yang lebih mirip tenda dari terpal didirikan di depan gua untuk berteduh pemilik saat menjaga gua.
Kondisi di dalam gua, seperti diungkapkan Sutiman, juga mengalami perkembangan.
Dalam kurun waktu dua bulan ini, pihaknya beberapa kali melakukan eksplorasi ke dalam dan menemukan ruangan-ruangan lain di dalam gua, sehingga bagian gua yang bisa dikunjungi juga semakin luas.
“Terakhir, kami menemukan sebuah ruangan yang sebelumnya tidak terlihat. Ruangan itu berukuran kurang lebih delapan meter persegi, di dalamnya ada sebuah batu datar mirip altar yang cukup besar dan warnanya lebih cerah dari batu-batu yang ditemukan sebelumnya. Sedangkan di pintu masuk ruangan itu ada sebuah batu yang bisa diimajinasikan sebagai penjaga pintu,” jelas dia.
Sutiman yakin jika terus dieksplorasi, sebenarnya bagian dalam gua itu masih luas dan masih banyak ruangan-ruangan lain. Sehingga bisa dikembangkan menjadi objek wisata yang menarik. Namun, menurutnya, hal itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, termasuk untuk memperbaiki infrastruktur jalan menuju ke lokasi gua yang masih kasar dan berbatu-batu.
Ramai pengunjung
Satu hal yang tidak berubah di gua itu adalah pengunjung yang masih terus berdatangan. Meskipun tidak selalu ramai, setiap hari selalu ada paling tidak satu-dua pengunjung. Mereka datang tidak hanya dari Wonogiri, tapi juga dari Yogyakarta, Sukoharjo dan
lain-lain.
“Biasanya ramai saat akhir pekan. Tahun Baru kemarin juga banyak yang datang. Mungkin ada 1.000 orang lebih. Begitu pula saat malam 1 Sura, orang-orang terus berdatangan sampai pagi. Mereka rela antre berjam-jam supaya bisa masuk ke dalam gua,” ujar Sutiman.
Karena itulah, meski pendapatannya dari menambang batu berkurang karena Pemkab Wonogiri menganjurkan penambangan batu lintang di sekitar gua itu dihentikan, ia masih bisa memperoleh pendapatan dari kotak amal yang dipasang di depan gua yang sekarang diberi nama Gua Ampel itu.
Kepala Dusun Jati, Suradi, mengatakan demi keamanan dan pengembangan kawasan itu, pihaknya mendapat instruksi dari Pemkab agar penambangan di kawasan Gua Ampel dihentikan. “Ya kami hanya berharap gua itu bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata. Efeknya pasti akan sangat besar bagi perekonomian warga sekitar,” ujarnya.








