Vitamin D Diperlukan Buat Penderita Asma
Kekurangan vitamin D bisa semakin memperburuk asma. Studi menemukan, pasien asma dengan kadar vitamin D rendah memiliki fungsi paru-paru yang lebih buruk dibandingkan pasien dengan kadar vitamin D yang lebih tinggi.
Selain itu, respon mereka terhadap pengobatan asma juga tidak sebaik pasien dengan kadar vitamin D yang lebih tinggi.
“Temuan kami menunjukkan bahwa kadar vitamin D mempengaruhi sejumlah faktor terkait asma, termasuk fungsi paru-paru dan respon terhadap pengobatan,” tutur peneliti E. Rand Sutherland, MD, MPH, dari National Jewish Health di Denver, seperti dikutip situs webmd.com.”Selanjutnya kita perlu mencaritahu apakah pemberian suplemen vitamin D akan memperbaiki kondisi pasien asma.”
Vitamin D umumnya diproduksi oleh kulit sebagai respon terhadap paparan sinar matahari. Selain itu, vitamin D juga bisa diperoleh dari makanan.
Vitamin dan keparahan asma
Dalam studi yang dipublikasikan di American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine ini, peneliti membandingkan kadar vitamin D dan tingkat keparahan asma pada 54 pasein asma.
Hasil menunjukkan, pasien dengan kadar vitamin D lebih tinggi memiliki ukuran fungsi paru-paru yang lebih baik dibandingkan pasien dengan kadar vitamin D rendah.
Peneliti menyatakan bahwa kadar vitamin D berhubungan langsung dengan skor partisipan dalam tesĀ pernafasan. Semakin rendah kadar vitamin D, semakin buruk performa mereka.
Studi juga menunjukkan bahwa kadar vitamin D rendah berkaitan dengan peningkatan produksi protein pemicu peradangan di dalam darah. Temuan ini memperbesar kemungkinan bahwa kadar vitamin D rendah berkaitan dengan peningkatan peradangan pada pasien asma.














