Berita21.com (B21)

Kepolisian akan terjunkan 1.900 personel untuk amankan aksi demonstrasi yang akan dilakukan sejumlah elemen terkait digelarnya Sidang Paripurna DPR, Selasa (2/3/2010).

Selain itu, polisi menyiagakan 670 personel yang berjaga di depan Istana Negara.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya, Senin (1/3/2010), ketika ditanya mengenai pengamanan aksi besok.

Boy menjelaskan, pihaknya baru menerima dua surat pemberitahuan yang akan melakukan aksi demonstrasi dari dua elemen masyarakat, yaitu Gempa dan Arus. Masing-masing elemen menerjunkan sekitar 500 orang. Untuk itu, pihaknya meminta agar elemen masyarakat lain segera menyampaikan surat pemberitahuan agar kepolisian dapat memberi pengawalan.

Mengenai pengalihan arus, kata Boy, pihaknya akan melihat kondisi di lapangan. Jika ruas jalan tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan, pihaknya akan melakukan pengalihan arus.

Kepolisian juga melarang rencana sejumlah elemen masyarakat yang akan menginap di Gedung DPR selama Sidang Paripurna berlangsung. Pelarangan itu karena Gedung DPR adalah obyek vital yang masuk dalam pengamanan polisi. “Tidak diperbolehkan bagi siapa pun yang ingin bermalam,” ucap dia.

KC/B21
Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

KIRIM SMS GRATIS Di SINI

Copy Protected by Tech Tips's & Computer Tricks'sCopyProtect Wordpress Blogs.