Peringatan Ancaman Tsunami Di Jepang Resmi Dicabut
Jepang cabut peringatan tsunami di seluruh Negeri Matahari Terbit, Senin 1 Maret 2010
Hal itu dilakukan dua hari setelah gempa bumi dahsyat mengguncang Cile (Chili).
Tsunami dengan ketinggian lebih dari satu meter sempat melanda kawasan utara Jepang, Minggu 28 Februari 2010. Namun serangan gelombang laut akibat gempa bumi di Cile itu tidak sampai menimbulkan korban dan tidak ada laporan kerusakan berat.
Beberapa negara lain di kawasan Pasifik juga terkena tsunami, tetapi tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Sedangkan di Cile sendiri, wilayah yang terkena dampak gempa sekaligus tsunami menyebabkan sedikitnya 700 orang tewas.
Seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC, peringatan tsunami di Pasifik telah ditingkatkan sejak gempa di Indonesia pada 2004 yang berbuntut tsunami dan menewaskan hampir 250 ribu orang.
Negara dan wilayah yang berada di Lingkaran Api Pasifik semua mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa yang mengguncang Cile pada Sabtu pagi pekan lalu. Gelombang tsunami pertama mencapai Jepang dengan ketinggian hanya 10 sentimeter dan gelombang berikutnya menyusul dengan ketinggian 90 sentimeter.
Jepang merupakan negara yang sering mengalami gempa dan berpengalaman untuk mengantisipasinya.Pada 1960, sekitar 140 orang tewas akibat gelombang tsunami di Jepang setelah gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Cile.








