Bisnis Pameran Di Jateng Diprediksi Cerah
Bisnis pameran di wilayah Jawa Tengah pada 2010 dinilai akan berkembang baik Baca Berita Lengkapnya »

Bisnis pameran di wilayah Jawa Tengah pada 2010 dinilai akan berkembang baik Baca Berita Lengkapnya »
Ketua DPC PDIP Kota Semarang H Sriyono S.Sos menegaskan bahwa dirinya telah mengantongi restu dari DPP PDIP mendampingi Soemarmo dalam Pilwakot Semarang April 2010 mendatang. Baca Berita Lengkapnya »
Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo meminta agar semua anggota DPR RI yang berasal dari wilayah Jawa Tengah tetap ikut memperjuangkan kepentingan-kepentingan Jawa Tengah. Baca Berita Lengkapnya »
Anggota Komisi X DPR RI Drs H Hisyam Alie mengatakan pihaknya kini bersama dengan Depdiknas tengah menggodok agar ujian nasional (UN) tidak menjadi persyaratan kelulusan anak sekolah. Melainkan hanya sebagai salah satu persyaratan pendukung kelulusan atau sekadar menjadi tambahan poin siswa dalam mengikuti jenjang pendidikan ke SMTP atau SMTA bahkan Perguruan Tinggi.
Apalagi selama ini dengan peggunaan UN yang nota benenya hanya memfokuskan tiga mata pelajaran, mendapat sorotan tajam dari kalangan pendidik maupun orang tua murid. Para siswa seolah berlomba mempelajari sedetail mungkin tiga pelajaran pokok itu dengan mengabaikan pelajaran lainnya.
“Sebaliknya, ujian nasional justru diharapkan bisa menjadi pengantar bagi seorang murid untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian, focus dari lembaga pendidikan itu tetap bersinergi dengan disiplin ilmu yang lain,” kata Hisyam Alie kepada wartawan di Semarang, Selasa (15/12).
Ketua Umum DPW PPP Jawa Tengah itu mengakui untuk mengegolkan kedua rencana diatas memang tidak mudah. Sebab sudah pasti banyak persoalan yang muncul seperti keterbatasan sekolah negeri dalam menerima siswa. Padahal jumlah peminat khususnya para orang tua dan para siswa itu sendiri untuk masuk ke sekolah negeri sangat banyak. “Lha kalau daya tampung terbatas sementara peminat jauh melampaui kemampuan, maka yang terjadi adalah semacam hukum rimba, yang menang dan yang kuatlah yang dapat diterima. Karena itu rencana di atas harus benar-benar dipikirkan secara matang dengan segala akibat dan konsekuensinya. Yang jelas kami masih mencari format yang tepat untuk segera merealisasikan. Apalagi Mendiknas sangat peduli terhadap persoalan tersebut,” tegasnya.
Liputan:Mim/B21
Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo mengakui pembenahan sejumlah obyek wisata potensial di sejumlah daerah di Jawa Tengah berjalan cukup lambat. Baca Berita Lengkapnya »